Update Longsor Cisarua: 11 Jenazah Teridentifikasi, Tim SAR Kembali Sisir Lokasi Melalui Drone

Update Longsor Cisarua: 11 Jenazah Teridentifikasi, Tim SAR Kembali Sisir Lokasi Melalui Drone

Banjir bandang dan longsor yang melanda Cisarua, Bandung Barat, mengakibatkan belasan korban jiwa serta ratusan warga mengungsi.--

HARIAN DISWAY - Pada Sabtu, 24 Januari 2026, banjir bandang yang disertai dengan tanah longsor melanda Kampung Babakan RW 10 dan 11 tepatnya di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Sebanyak 137 warga yaitu sekitar 34 kepala keluarga tercatat mengungsi di kantor Desa Pasirlangu dengan memanfaatkan fasilitas aula dan teras sebagai lokasi pengungsian untuk sementara. 

Sementara itu, sebanyak 23 warga telah dievakuasi dan sedang menjalani perawatan medis di puskesmas serta RSUD Cibabat. 

Hingga Senin, 26 Januari 2025, tercatat 17 orang yang dinyatakan meninggal dunia akibat longsor di Bandung Barat. Dari total tersebut, 11 jenazah telah berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) dan 6 lainnya masih dalam proses identifikasi.

BACA JUGA: BNPB: 11 Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Teridentifikasi

BACA JUGA: Tim Kemensos Turun Langsung Bantu Pencarian Korban Longsor Cisarua

Pada hari Minggu, 25 Januari Tim SAR gabungan sudah berhasil menyerahkan 25 kantong jenazah. Jumlah ini termasuk 11 jenazah yang berhasil teridentifikasi serta 6 yang masih proses identifikasi. 

Hasil pencarian Tim SAR kini tengah diperiksa oleh tim DVI. Proses identifikasi dapat berlangsung cepat jika jenazah dalam kondisi utuh, namun untuk potongan tubuh, petugas membutuhkan waktu untuk pencocokan data ante mortem.

Hingga kini proses tersebut masih berjalan secara intensif. Sementara itu, pada Senin, 26 Januari pencarian korban kembali dilakukan dengan menyisir titik-titik  yang sebelumnya sudah dipetakan menggunakan hasil pantauan drone. 
11 jenazah telah berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification, 6 lainnya masih dalam proses identifikasi.--

Melihat kejadian tersebut Dompet Dhuafa Jawa Barat dan Disaster Management Center (DMC) merespon cepat dengan membuka Pos Hangat, menyiagakan ambulans, dan juga mendukung operasi pencarian dan pertolongan korban.

BACA JUGA: Pemerintah Kaji Titik Relokasi Korban Longsor Cisarua

BACA JUGA: 2 Polisi Gugur Tertabrak Truk TNI Saat Tugas Penanganan Longsor Cisarua

Pos Hangat didirikan di Kantor Desa Pasirlangu. Tercatat sebanyak 175 orang penerima manfaat yang terdiri dari warga terdampak, relawan, serta petugas gabungan.

Menurut Dompet Dhuafa Jawa barat yang paling dibutuhkan di lokasi bencana yaitu selimut, tikar, makanan, air minum, pakaian, perlengkapan kebersihan dasar, sanitasi darurat, dan air bersih. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: disway.id